Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Pakai Lampu Tenaga Surya, Dusun Awang Landas di Kalsel Akhirnya Bisa Terang

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-01-06
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Dusun Awang Landas, salah satu dusun di Desa Sungai Buluh, Kalimantan Selatan, hingga kini masih sulit mengakses jaringan listrik PLN.

Kepala Desa Sungai Buluh Muhammad Ramli menceritakan, saat ini hampir seluruh warga desanya sudah dapat menikmati listrik PLN. Namun ada satu dusun di wilayahnya, yakni Dusun Awang Landas, yang hingga kini belum teraliri listrik PLN.

Sulitnya akses listrik tersebut lantaran Dusun Awang Landas berada di daerah rawa-rawa sehingga tidak memungkinkan untuk membangun jaringan listrik PLN.

"Sebetulnya sudah beberapa kali ajukan ke PLN untuk bangunkan listrik. PLN juga sudah survei lapangan, ternyata nggak bisa karena daerah rawa. Kalau nggak kuat, kena angin bisa roboh tiangnya," ujar Ramli saat ditemui Bisnis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (4/1/2019).

Selain kondisi berupa rawa-rawa, jauhnya letak Dusun Awang Landas dari dusun lainnya yang berada di daratan juga menyulitkan penyaluran listrik dari jaringan yang sudah ada.

"Jarak rumah terakhir (dusun lain) ke Awang Landas 3 kilometer. Rumahnya juga tersebar. Jadi nggak memungkinkan untuk jaringan listrik PLN," katanya.

Beruntung, pada 2018 Dusun Awang Landas mendapatkan alokasi bantuan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) dari Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).

Desa Sungai Buluh merupakan salah satu desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang mendapat alokasi LTSHE sebanyak 91 unit.

Suryani, Tokoh Masyarakat Dusun Awang Landas, bersyukur dengan kehadiran LTSHE. Pasalnya, selama ini untuk penerangan warga hanya mengandalkan lampu minyak tanah. Kondisi tersebut menyulitkan warga untuk melakukan aktivitas pada malam hari.

"Sebelum ada LTSHE, rumah itu gelap. Kami menyampaikan terimakasih banyak ke pemerintah yang berikan bantuan LTSHE. Sekarang anak-anak kami bisa belajar, mengaji, dan ibu-ibu bisa memasak di malam hari," katanya.

Program LTSHE sebagai solusi penerangan dan energi listrik yang difokuskan bagi pedesaan yang terisolir dan sulit dijangkau aliran listrik PLN.

Adapun di Kalimantan Selatan terdapat tiga kabupaten yang mendapatkan jatah bantuan pemasangan LTSHE sebanyak 1.029 unit.Tiga kabupaten tersebut meliputi Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, dan Kota Baru.

Saat ini, progres pengerjaan pemasangan LTSHE di tiga kabupaten itu telah terpasang 100%. Pendistribusian LTSHE dilakukan di 16 desa. (bis)

- Tag : Listrik

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Energi

  • Jokowi Bakal Resmikan Penyambungan Listrik Gratis di Garut
  • Dua Pembangkit Listrik dari Sampah akan Beroperasi Tahun Ini
  • PLN Sebut Harga Listrik Berpotensi Turun
  • PLN Jamin Pasokan Listrik Aman Saat Kampanye dan Pemilu
  • Tanggapi Prabowo, JK: Stok BBM 21 Hari tidak Mengkhawatirkan
  • Kementerian ESDM Distribusikan Konverter Kit LPG untuk Nelayan Bulukumba
  • PGN Perluas Jaringan Gas di Serang
  • ESDM Bagikan 25 Ribu Konverter Kit Selama 2018
  • Harga BBM akan Dievaluasi Sebulan Sekali
  • 5.043 Rumah Tangga di Kabupaten Serang Nikmati Jargas
  • PLN Pastikan Natuna tak Defisit Listrik Pascakebakaran
  • Pertamina Sosialisasi Kompor Gas di Jayapura
  • Ditjen Ketenagalistrikan Tegaskan tak Ada Kenaikan Tarif
  • Pemerintah Komitmen Tingkatkan Pemanfaatan EBT
  • Pemerintah Targetkan 1 Juta Panel Surya Terpasang
  • Pemerintah Dorong Daerah Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
  • Menteri Jonan Pastikan Keandalan PLTU Paiton Pasok Listrik Jawa-Bali
  • Jonan Resmikan Jargas di Pasuruan
  • 131 Lembaga Penyalur Layani BBM Satu Harga
  • Warga Biak Sambut Penurunan Harga BBM Nonsubsidi