Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Jokowi: Ekonomi Indonesia 2018 Tumbuh Positif

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-01-08
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kinerja pemerintah di bidang ekonomi pada 2018 mencapai target yang ditetapkan. Bahkan, kata dia, perekonomian Indonesia di 2018 tumbuh positif.

 

Jokowi mengatakan, berdasarkan laporan dari Menteri Keuangan, pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan mencapai 5,15 persen. Angka pertumbuhan ini disebutnya sangat positif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyebut inflasi dapat terkendali di tingkat yang rendah di bawah 3,5 persen. Begitu juga nilai tukar rupiah yang dapat dijaga.

Presiden pun menyebut, realisasi APBN 2018 juga menunjukan kinerja pemerintah yang sangat sehat dan kredibel. "Defisit, laporan terakhir yang saya terima sebesar 1,76 persen dari PDB. Kemudian, keseimbangan primer, ini juga sangat penting sekali, keseimbangan primer negatif Rp 1,8 triliun, sudah mendekati nol. Ini patut kita garis bawahi, hasil ini jauh lebih baik dari rencana APBN sebesar negatif Rp 87,3 triliun," jelas Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna Program dan Kegiatan Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/1).

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyebut pendapatan pemerintah telah melampaui target APBN yang ditetapkan, yakni sebesar Rp 1.942,3 triliun atau 102,5 persen dari APBN 2018. Begitu juga dengan belanja negara yang mencapai 99,2 persen dari APBN 2018 untuk mengejar target pembangunan.

Presiden pun menyampaikan rasa terimakasihnya atas kinerja jajarannya tersebut. Namun, ia juga mengingatkan jajarannya untuk menguatkan konsolidasi antara sektor riil, dunia usaha, dunia industri dengan moneter dan fiskal mengingat gejolak ekonomi dunia yang masih terjadi.

"Sehingga langkah-langkah tegas dan konsisten dalam pengendalian impor dapat dilakukan, kemudian dalam memacu ekspor dan meningkatkan modal masuk lebih baik 2019," ujar dia.

Pada tahun ini Jokowi mengatakan pemerintah akan lebih fokus untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) secara besar-besaran. Salah satunya dengan melakukan pelatihan, mengembangkan sekolah kejuruan, dan lain-lain. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Industri

  • Kementan: Program Pemerintah Efektif Sejahterakan Petani
  • Darmin: Pelaksanaan B20 Sudah Baik
  • NTP 2018 Naik, Program Kementan Terbukti Sejahterakan Petani
  • Kementan Sambut Baik KUR Khusus Peternakan
  • Kemenko Perekonomian: Ritel Tutup Bukan karena Daya Beli
  • Mentan Tegaskan tak Ada Ruang untuk Mafia Pangan
  • Mentan Tegaskan Keseriusan Pemerintah Berantas Mafia Pangan
  • Pemerintah Tuntaskan Penertiban Impor, Cukai dan Ekspor Ilegal
  • Genjot Produksi Beras dan Tebu Kementan Modernisasi Pertanian
  • Mendes Eko: Pembangunan Desa Era Jokowi-JK Cetak Sejarah
  • Kementan Akan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier 67.037 Ha
  • Kementan Ingin Tingkatkan Produksi
  • Sektor Pertanian Jadi Satu Keberhasilan Pembangunan Desa
  • HMPG Indonesia: Proses Produksi Garam Rakyat Semakin Baik
  • JK Dorong Ekonomi Berkeadilan bagi Semua Pihak
  • Mendes Paparkan Pemanfaatan Teknologi Internet untuk Desa
  • JK: Perekonomian Indonesia Harus Mengikuti Kecanggihan Teknologi
  • Menperin Pacu Industri Hortikultura di Gorontalo
  • Pabrik Pakan Milik KKP Siap Beroperasi Tahun Ini
  • KKP Siap Carikan Pasar untuk Garam Produksi Lokal