Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Menko Darmin Nasution Optimistis Rupiah Akan Terus Menguat

0 Pengunjung | Keuangan Perbankan | Moneter | 2019-01-08
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution meyakini bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih memiliki potensi untuk terus mengalami penguatan. 

Pasalnya, mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut menilai bahwa nilai tukar rupiah saat ini masih undervalued atau tidak sesuai dengan nilai fundamentalnya.

Senin (7/1) sore, rupiah ditutup menguat pada level Rp14.082 per US$, dibandingkan dengan pembukaan perdagangan pada posisi Rp14.122 per US$. 

"[Rupiah masih undervalued?] Masih. [Berarti masih bisa menguat lebih lanjut?] Ya masih tapi kan tidak otomatis," ujar Menko Darmin di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (7/1/2019).

Pasalnya, Menko Darmin melihat bahwa penguatan rupiah saat ini masih dibayang-bayangi oleh berbagai kondisi global. 

"Dunia ini kan gonjang-ganjing juga, kadang begini kadang begitu. Tapi kan arahnya masih menguat. Jadi, masih bisa," jelas Menko Darmin.

Adapun pada kesempatan terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir juga menyatakan hal senada. 

Iskandar melihat nilai tukar rupiah saat ini masih bisa menguat lagi di sekitaran angka Rp13.000-an. "Masih bisa tigabelas ribuan, tapi tiga belas berapa lha itu yang saya enggak bisa bilang," ujarnya.

Bahkan dirinya juga menyakini, peluang penguatan nilai tukar rupiah akan semakin terlihat setelah selesainya proses pemilihan presiden tahun ini selesai diselenggarakan. 

Pasalnya, pasca-Pilpres 2019, siapa pemimpin negara ke depan sudah diketahui, sehingga investor pun juga sudah memiliki kepastian akan rencana bisnisnya.

"Saya yakin nanti kalau setelah Pilpres bisa semakin kencang penguatannya, malahan bisa ada di tigabelas bawah nanti," ujarnya. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Moneter

  • BI: Defisit Neraca Perdagangan Membaik di Desember 2018
  • Mentan Amran: Pertama Dalam Sejarah, Inflasi Pangan Turun Drastis Jadi 1,26 Persen
  • BI Optimistis Risiko Inflasi 2019 Bisa Dikendalikan
  • BI: Peluang Rupiah Terus Menguat Terbuka
  • Menko Darmin Nasution Optimistis Rupiah Akan Terus Menguat
  • APBN 2019 Fokus pada Kemakmuran Rakyat
  • Cadangan Devisa Meningkat ke Posisi 120,7 Miliar Dolar AS
  • Menguat, Kurs Rupiah Makin Mendekati Rp 14.000 per Dolar AS
  • 2018, Capaian Inflasi di Bangka Belitung Terkendali Sebesar 3,18%
  • 2019, Darmin Optimistis Penerimaan Negara Capai Target
  • Gubernur BI Yakin Inflasi di Januari 2019 Terkendali
  • Inflasi Tahunan 2018 Capai 3,13%, Sesuai Target Pemerintah
  • Darmin Optimistis Inflasi 2019 Lebih Rendah
  • Rupiah Diperkirakan Stabil pada Awal 2019
  • Defisit APBN 2018 Terkecil Sejak 2012
  • BKP Klaim Berhasil Kendalikan Inflasi
  • Pemerintah Jokowi Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2018 Capai 5,2 Persen
  • 2019, Pemerintah Targetkan Penerapan TKDN dapat Hemat Devisa USD 2 Miliar
  • Darmin Optimistis Neraca Pembayaran Membaik di Kuartal IV
  • Penerimaan Pajak Bisa Bertambah Rp 213 T di Desember 2018