JK: Penguatan Rupiah karena Investasi Asing Mulai Masuk

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-01-09
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Pemerintah optimistis dapat menjaga penguatan rupiah terhadap dolar AS.  Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan salah satu pendorong penguatan rupiah, yakni adanya investasi asing yang mulai masuk. 

Bank Indonesia menaikkan suku bunga secara bertahap selama enam bulan terakhir dari 4,25 persen menjadi 6 persen. Di sisi lain, Jusuf Kalla menilai, faktor eksternal turut mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

 

"Yang dulunya keluar sekarang (investasi asing) kembali masuk lagi karena lebih tertarik dari pada itu. Di samping itu juga ekonomi Amerika tidak sekuat, banyak masalah-masalah, sehingga mereka lebih memilih untuk investasi keluar sehingga rupiah kita menguat," ujar Jusuf Kalla di kantornya, Selasa (8/1).

Jusuf Kalla mengatakan, untuk menjaga penguatan rupiah pemerintah akan terus berupaya menjaga defisit perdagangan dan anggaran agar tidak terlalu besar. Selain itu, Jusuf Kalla berharap, Federal Reserve atau Bank Sentaral AS tidak kembali menaikkan suku bunga.

"Kalau (The Fed) tidak menaikkan bunganya maka cenderung akan stabil, maka orang akan investasi lagi," kata Jusuf Kalla. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution meyakini bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih memiliki potensi untuk terus mengalami penguatan. Sebab, mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut menilai bahwa nilai tukar rupiah saat ini masih undervalued atau tidak sesuai dengan nilai fundamentalnya. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Pelaku Industri Optimistis Nilai Ekspor Kayu Olahan Melonjak
  • 44 Pemda Dapat Hibah Kapal Pelayaran Rakyat
  • Mentan Bantah Biaya Produksi Beras Mahal
  • Kementan Mantapkan Model Korporasi Petani Cabai
  • Kondisi Kritis, Kawasan Hulu 15 Danau Akan Direhabilitasi
  • Lawan Mafia Penyelundupan, Kementan dan Polri Perketat Pengawasan
  • Menteri Luhut Tegaskan Swasembada Garam pada 2021
  • Kementan Dorong Ekspor Dalam Bentuk Olahan Biji Pinang Asal Kalbar
  • Realisasi KUR Sektor Peternakan 2019 Capai Rp 3,42 Triliun
  • Indonesia Siap Lawan Hama Ulat Grayak Jagung
  • Luncurkan Bun 500, Mentan: Pendapatan Petani Bisa Meningkat
  • Desa di Indramayu Didorong Lahirkan Inovasi Desa
  • Optimalisasi Sumber Air untuk Cegah Kekeringan dan Tingkatkan IP
  • Luhut: Jangan Dikte Kebijakan Pemerintah Soal Sawit
  • Tingkatkan Pasokan Dalam Negeri, Pabrik Garam Industri Disiapkan
  • Akses Sumber Pembiayaan, Kementan Perluas Peran FPPS
  • Kementan hingga Pengusaha Bahas Ketahanan Pangan RI di Perbatasan
  • Kementan Rancang Pembangunan Gudang Pangan
  • Bekraf Siapkan Enam Langkah Strategis Bangun Kawasan Kreatif
  • Kartu Sembako Murah Perluas Jumlah Penerima