Petani Tasikmalaya Terima Bantuan 40 Ton Benih Sumber Padi

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-01-12
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Dalam rangka pelaksanaan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) di Tasikmalaya, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Badan Litbang Pertanian menyerahkan bantuan 40 ton benih sumber padi Varietas Unggul Baru (VUB). Pemberian bantuan yang juga disaksikan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman itu diberikan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan petani penangkar. 

Kepala BB Padi Sukamandi Priatna Sasmita mengatakan, VUB yang diserahkan terdiri atas Varietas Inpari 30 Ciherang Sub-1, Inpari 42 Agritan GSR (Green Super Rice) dan Situbagendit. “Ketiga VUB Padi tersebut memiliki keunggulan potensi hasil tinggi, pulen dan memiliki ketahanan terhadap beberapa penyakit utama padi,” kata Priatna saat pemberian bantuan di Desa Kiarajangkung, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Jumat (11/1). 

 

Penyerahan benih VUB ini dimaksudkan agar petani segera mengganti penggunaan VUB lama yang potensi hasil dan ketahanannya sudah  kurang baik dengan VUB terbaru yang potensi hasil dan ketahanannya lebih baik. Sehingga, hal ini dapat membuat produksi padi di Tasikmalaya meningkat secara signifikan.

Priatna pun menjelaskan varietas Inpari 32 HDB memiliki potensi hasil sebanyak 8,4 ton per hektare. Sedangkan varietas Inpari 42 Agritan GSR (Green Super Rice) memiliki potensi hasil sebesar 10,5 ton per hektare.

Varietas itu juga diklaim sebagai varietas ramah lingkungan karena memerlukan bahan kimia yang relatif sedikit sebagai implikasi dari adaptasi yang baik. Di satu sisi, Priatna mengingatkan pula bahwa  benih yang diberikan tersebut di atas merupakan kelas benih pokok (stock seed) untuk ditangkarkan menjadi benih sebar (extention seed). 

Oleh karena itu, jika sebanyak 40 ton benih tersebut ditangkarkan semuanya pada luasan 2 ribu hektare (penggunaan benih 20 kilogram per hektare), dan dari setiap hektare sedikitnya dapat menghasilkan 4 ton benih sebar, maka diharapkan dapat menghasilkan 8.000 ton benih sebar. Ia menilai, jumlah  tersebut akan mencukupi  kebutuhan tanam padi seluas 400 ribu hektar atau melebihi kebutuhan benih Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki luas baku lahan sawah 51.297 hektare dan luas tanam 144.239 hektare per tahun.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Roni A Sahroni mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan benih padi VUB untuk petani di Tasikmalaya. “Kami berharap, semua petani di Tasikmalaya pada musim mendatang sudah menanam padi VUB, sehingga bisa mendongkrak produktivitas padi dan pendapatan petani di Tasikmalaya,” kata Roni. (ant)

- Tag : Pangan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Antisipasi Kekeringan Sawah di Kebumen
  • Ini Strategi Kementan Antisipasi Kekeringan Sawah
  • Kementan Pastikan Wajib Tanam Bawang Putih Berlanjut
  • Kementan Klaim Produksi Cabai Stabil
  • Produksi Cabai dan Pasokan Bawang Merah Tetap Aman
  • Terobosan Kementan Tingkatkan Kinerja Pertanian
  • Beras Bulog Melimpah, Ekonom: Jangan Diekspor
  • Kementan: Kewajiban Tanam Bawang Putih Tetap Dilanjutkan
  • Jadi Siklus Rutin, Ini Antisipasi Kementan Atasi Kekeringan
  • Perkenalkan Varian Cabai Melalui Gelaran Festival
  • Bulog Serap Cabai Petani di Wilayah Sentra
  • Jawa Timur Panen Cabai, di Blitar Capai 250 Ton Per Hari
  • Kementan Kucurkan Anggaran Rp600 Miliar Program Serasi di Kalsel
  • Percepat Program Serasi di Wajo, Kementan Salurkan 30 Traktor Roda Dua
  • Banjir tak Mengganggu Stok Beras Nasional
  • Kementan Klaim Produksi Cabai Surplus
  • BB Padi Sukamandi Produksi Massal Varietas Pencegah Stunting
  • Penangkar Padi Sambut Positif Varietas Nutri Zinc
  • KTNA Dukung Kementerian Pertanian Wujudkan Lumbung Pangan
  • Pasokan dan Harga Bawang Merah Stabil Usai Lebaran