Presiden Jokowi Minta Pembangunan Rusun Subsidi Diteruskan

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Kependudukan | 2019-01-20
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus membangun rumah susun (Rusun) yang diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Pekerja, TNI/Polri, mahasiswa dan santri.

Salah satu Rusun yang dibangun tahun 2018 adalah Rusun Pondok Pesantren Darul Arqom di Desa Ngamplangsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Rusun terdiri dari 3 lantai dengan tipe kamar barak sebanyak 12 barak. Kapasitas Rusun mampu menampung sebanyak 216 orang dengan biaya pembangunan Rp 6,9 miliar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar pembangunan rumah susun pondok pesantren (Ponpes) untuk santri di seluruh Indonesia tetap dilanjutkan. Ketersediaan hunian yang layak untuk santri di Ponpes sangat penting agar mereka bisa fokus dalam menuntut ilmu.

"Rusun (pondok pesantren) untuk santri akan kita tambah setiap tahun," ujar Presiden Jokowi, yang dikutip dari Kementerian PUPR, Sabtu (19/1/2019).

Dalam membangun Rusun, Kementerian PUPR tidak hanya memperhatikan fisik bangunan Rusun saja, akan tetapi kualitas serta desain bangunan agar para santri bisa nyaman saat tinggal di Rusun. “Saya kira kalau kita lihat sekarang desain bangunan (Rusun Ponpes) di luar bagus dan di dalam juga bagus. Saya lihat di sini (Rusun Ponpes Darul Arqom) baik," kata Presiden Jokowi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Rusun ini juga telah dilengkapi dengan listrik, air, prasarana sarana dan utilitas (PSU) dan meubelair seperti tempat tidur bertingkat beserta kasur dan lemari pakaian.

Presiden Jokowi menugaskan Kementerian PUPR untuk membangun 1 unit Rusun lagi pada tahun 2019. Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdulhamid mengatakan siap untuk menindaklanjutinya instruksi Presiden Jokowi tersebut dengan membangun Rusun Ponpes 2 lantai sama seperti ponpes-ponpes di provinsi lainnya. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • BPS: Kualitas Hidup di Indonesia Meningkat di 2018
  • Survei: 93,2 Persen KPM Puas pada Program Keluarga Harapan
  • Tekad Jokowi: Tidak Ada Lagi Rakyat Tertinggal di Garis Kemiskinan
  • Indonesia Gandeng Lembaga Internasional Atasi Isu Kemiskinan
  • LSM Sebut Kualitas Hidup Orang Miskin di RI Membaik
  • Pemerintah Siapkan 21.000 Huntap Risha di Palu
  • Pemerintah Gelontorkan Rp 5,1 T Untuk Korban Gempa Lombok
  • Tahun ini PUPR Bedah 1.200 Unit Rumah di Padeglang
  • Pemerintah Berkomitmen Terus Sediakan Rumah Layak bagi Masyarakat
  • Penerima Bantuan PKH Didorong Masuk Industri Kecil dan Menengah
  • Jokowi Bakal Bangun 5 Juta Rumah
  • Jokowi Bagikan 4.000 'Kartu Sakti' Pendidikan
  • Kementerian PUPR Klaim Jumlah Permukiman Kumuh Berkurang
  • Menaker Hanif Target 150 Desa Masuk Program Desa Migran Produktif
  • Kemensos Targetkan Penerima Voucher Pangan Capai 15,3 Juta Keluarga
  • Pemprov Sulawesi Utara Klaim Angka Kemiskinan Turun Tajam
  • Pemerintah Jokowi Naikkan Target Program Satu Juta Rumah jadi 1,25 Juta Unit
  • PKH Disebut Efektif Tekan Kemiskinan
  • Kementerian PUPR Selesaikan Penataan 11 Kawasan Permukiman Nelayan dan Tepi Air
  • Gubernur Gorontalo: Kemiskinan Turun Karena Jagung