Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

Kementan Terus Upayakan Cetak Sawah Baru di Berbagai Daerah

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Pertanahan | 2019-01-26
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Pertanian (Kementan) terus menjalankan program cetak sawah baru di tahun ini, selain fokus pada optimasi lahan rawa. Dalam kurun empat tahun terakhir, realisasi cetak sawah baru telah mencapai 215.811 hektar di berbagai daerah.

Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian (PSP) Kementan, Dadih Permana, menerangkan untuk capaian tertinggi terjadi pada 2016 yakni 129.096 hektar. Sementara pada 2015 tercapai 20.070 hektar, 60.243 hektar pada 2017 dan 6.402 hektar di tahun 2018.

"Tahun 2018 dan 2019, kita targetkan 12.000 hektar. Memang lebih sedikit, karena kita beralih ke optimasi lahan rawa," ujar Dadih Permana, Jumat (25/1/2019).



Dadih menjelaskan, program cetak sawah baru bisa dijalankan jika diawali dengan survei investigasi desain (SID) yang dilakukan Pemda dan kemudian dijadikan sebagai pedoman konstruksi.

"Pemerintah daerah sebagai pelaksana utama belum melakukan upaya yang lebih optimal dalam pencetakan sawah baru. Yang mengusulkan itu pemerintah daerah, kami yang memfasilitasi anggarannya," ujar Dadih Permana.

Kendati demikian, dalam pelaksanaan SID tersebut, banyak yang tidak sesuai persyaratan teknis dan tidak bisa dilanjutkan ke tahap pembangunan.

"Sawah itu kan harus ada sumber air. Kalau sumber airnya saja tidak ada bagaimana nanti proses tanamnya," tuturnya.

Dengan itu, pihaknya berharap ke depan agar koordinasi antar instansi bisa diperkuat untuk mendukung program swasembada beras di Indonesia.

Berdasarkan data Kementan, saat ini terdapat 11,68 juta hektar lahan tidur yang masih dapat dioptimalkan, baik untuk cetak sawah baru maupun untuk pembukaan lahan pertanian lainnya.

Sementara, Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Ditjen PSP Kementan, Indah Megahwati, mengatakan tahun ini, pihaknya sudah memulai cetak sawah baru di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Bahkan, cetak sawah di Mukomuko ini diusulkan menjadi pusat pencontohan nasional bagi daerah lain di Indonesia.

"Kita ingin program cetak sawah baru di Kabupaten Mukomuko menjadi contoh nasional bagi provinsi lain. Kami puas dengan hasil pekerjaan cetak sawah baru oleh pihak TNI di daerah ini," ujar Indah.

Akhir pekan kemarin, dirinya meninjau lokasi lahan dicetak sawah baru bersama dengan Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Waster Kasad) Brigjen TNI Ghatut Setyo Utomo, dan Bupati Mukomuko, Choirul Huda.


Menurutnya, dengan hasil cetak sawah baru di Kabupaten Mukomuko, bisa menjawab semua kritikan dari berbagai pihak terkait program cetak sawah baru bermasalah dan terbengkalai.

"Nyatanya hasil di pekerjaan cetak sawah baru di Kabupaten Mukomuko tidak seperti penilaian selama ini. Saya sudah keliling di berbagai provinsi yang mendapat program ini dan di Kabupaten Mukomuko paling bagus hasilnya," ungkap Indah.

Bupati Mukomuko Choirul Huda menyambut baik program cetak sawah baru dari pemerintah pusat. Dia menegaskan siap membantu proses pelaksanaan cetak sawah baru di daerah ini.

"Saya mengucapkan terima kasih karena Mukomuko mendapat program cetak sawah baru. Saya mengajak masyarakat mendukung program ini demi mewujudkan swasembada pangan," ujarnya. (sin)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Pertanahan

  • Kementan Dorong Pemda Keluarkan Regulasi Perlindungan Lahan Pertanian
  • KLHK Targetkan Rehabilitasi Lahan Kritis Seluas 206.000 Hektare pada 2019
  • Kementerian ATR Bantu Penyediaan Tanah Sektor Hulu Migas
  • Percepat Sertifikasi Tanah, Jokowi: Tanda Bukti Hukum Hak Kita
  • Keliling Bekasi, Jokowi Bagikan 204 Sertifikat Tanah Wakaf
  • Kementan Terus Upayakan Cetak Sawah Baru di Berbagai Daerah
  • Jokowi Minta Warga Lapor jika Ada Pungli Sertifikat Tanah
  • Ditjen PSP Canangkan Optimasi Lahan Rawa 500.000 Ha di Tahun 2019
  • Penambahan Lahan Persawahan di Nunukan Didanai Dana Desa
  • Presiden Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Blitar
  • KLHK Targetkan Lahan Kritis Tersisa Hanya 207.000 Ha
  • Kementan Sasar Perluasan Lahan Pajale Melalui Program Upsus
  • Kementan Optimalisasi Lahan Rawa di Kalimantan Selatan
  • Konservasi Lahan & Air, PUPR Tanam 126.000 Pohon di 34 Provinsi
  • Jokowi Bagikan 6000 Sertifikat Tanah Bagi Warga Jambi
  • Optimalisasi Lahan Rawa Beri Tujuh Manfaat bagi Petani
  • Jokowi Optimis 7 Juta Sertifikat Tanah Terbit Tahun Ini
  • RUU Pertanahan Ditargetkan Rampung Tahun Depan
  • Dalam 4 Tahun, Kementan Klaim Cetak 215 Ribu Ha Lahan Baru
  • 20 Ribu Ha Sawah Petani di Karawang Diasuransikan, Petani: Kami Tidak Resah Lagi