Kementan Perluas Lahan Perkebunan Kopi Arabika di Jambi

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Perkebunan dan Kehutanan | 2019-01-27
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian memperluas lahan perkebunan kopi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas komoditas tersebut, terutama jenis kopi arabika.

 

Dalam kunjungannya ke salah satu lahan perkebunan kopi di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Jambi, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang mengatakan lahan tersebut menjadi proyek percontohan pengembangan jenis kopi arabika dengan tahap awal seluas tiga hektare.

"Di sini, ketinggiannya lebih dari 1.400 meter di atas permukaan laut, sehingga cocok untuk kopi arabika. Produktivitas kopi arabika bisa kita tingkatkan dan lahannya bisa kita selamatkan dari risiko kerusakan karena erosi," katanya di Kerinci, Jambi, Jumat (25/1) lalu.

Bambang menjelaskan optimalisasi lahan perkebunan dilakukan dengan fertigasi atau fertilisasi dan irigasi tanaman kopi. Terlihat pipa-pipa paralon yang mengalirkan air dari embung sudah dipasang di lahan tersebut.

Ia berharap dengan pengelolaan serta investasi yang baik, produktivitas kopi arabika di Kabupaten Kerinci bisa ditingkatkan dari 600 kliogram per hektare, menjadi lebih dari 3 ton per hektare. Dalam proyek percontohan ini, penanaman kopi seluas tiga hektare juga akan diikuti dengan diversifikasi tanaman lain, yakni kayu manis, yang juga menjadi komoditas primadona Kabupaten Kerinci selain kopi.

"Kemudian, kami juga akan diversifikasi dengan kayu manis dengan jarak sela 2x2,5 meter ditanami kayu manis, sehingga dari segi erosi bisa ditekan, dari segi estetika juga lebih indah. Dari kejauhan akan terlihat warnanya merah dan hijau," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Agusrizal mengatakan proyek percontohan kopi arabika di lahan tiga hektare tersebut akan diperluas lagi menjadi 13 hektare. "Itu akan dikembangkan lagi, ditambah 10 hektare menjadi 13 hektare. Untuk percontohan tiga hektare dulu, karena kami mau bangun embungnya dulu," kata dia.

Adapun tahun ini Dinas Perkebunan Provinsi Jambi mengalokasikan sekitar Rp 4 miliar untuk peningkatan produktivitas kopi di Kabupaten Kerinci seluas 500 hektare. Sementara itu, Dinas Perkebunan Kabupaten Kerinci mencatat luas lahan untuk tanaman kopi robusta sekitar 6.000 hektare dan kopi arabika 1.800 hektare. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Toraja Berencana Kembangkan Penangkaran Bibit Kopi
  • Mentan Bagikan 700 Ribu Bibit Unggul Kopi di Tanah Toraja
  • Mentan Dorong Hilirisasi Kakao dan Kopi
  • Mentan Ingin Rempah dan Kakao Kembali Berjaya
  • Program Peremajaan di Luwu Raya Kembalikan Kejayaan Rempah dan Kakao
  • Petugas KLHK Temukan Kebun Sawit Ilegal 206 Hektare
  • KLHK Targetkan Verifikasi 30.000 ha Hutan Adat
  • Sudah Tetapkan 7 Hutan Adat, KLHK Siapkan 6 Hutan Adat Lagi
  • Peremajaan Kebun Karet Ditarget Capai 700.000 Ha
  • KLHK Tetapkan 7 Hutan Adat Baru
  • Pemerintah Gabung Replanting Kebun Karet dan Pengolahan Kayu
  • Kementan Bidik Peremajaan 200.000 Ha Kebun Sawit Rakyat
  • PTPN Targetkan Serap 14 Ribu Ton Karet Petani Lokal
  • KLHK Tingkatkan Pengawasan Illegal Logging
  • Jokowi Serahkan 42 SK Hutan Sosial untuk 8.941 KK di Jawa Barat
  • Petani Ciamis Gembira Terima Bibit Durian dari Presiden
  • Kementan Gaet Investor Kembangkan Lahan Tebu di Kalteng
  • Kementan Bantu Petani Solok Selatan Kembangkan Arabika
  • Angkat Potensi Industri Kelapa di Gorontalo Lewat Program Terpadu
  • Program Pembasahan Gambut Diklaim Kurangi Kebakaran Hutan