Petani Kukar Rasakan Manfaat Sistem Irigasi Berpintu

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-02-03
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) berupa sistem irigasi berpintu di lahan pertanian pasang surut Desa Sidomulyo, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas panen pada tahun ini.

Kepala UPT Dinas Pertanian Anggana, Wahyu, mengatakan bangunan irigasi berpintu yang dibangunkan pada September tahun lalu itu, sangat penting. Mengingat stigma petani yang kesusahan mengairi sawah karena harus menunggu sungai pasang.

"Dengan adanya bantuan (irigasi) pintu air ini, airnya bisa dikendalikan kan sehingga menanamnya pun serempak dan bisa dikontrol, mudah-mudahan produksinya bisa naik pada panen yang akan datang," ungkap Wahyu, dalam siaran pers, Sabtu (2/2/2019).



Dari lahan seluas 854 hektare (ha), baru sekitar 150 ha yang ditanami komoditas seperti padi dan tanaman Palawija yang dikelola oleh beberapa kelompok tani. Wahyu mengatakan, lahan tersebut masih memiliki banyak potensi termasuk untuk mendukung program revolusi jagung.

"Potensi masih banyak lahan pasang surut air sungai Mahakam sehingga yang belum tersentuh itu agar dapat segera terfasilitasi dengan model bantuan yang sama. Harapannya konsisten dan berhasil meningkatkan produksi," jelasnya.

Direktur Jenderal PSP Kementan Dadih Permana mengatakan, program rehabilitasi jaringan irigasi yang saat ini sedang gencar dilakukan oleh pemerintah sangat dirasakan para petani. Untuk 2019, akan dilakukan rehabilitasi jaringan irigasi tersier seluas 67.037 ha.

Ia menjelaskan, efek yang langsung dirasakan petani, adalah adanya penambahan indeks tanam yang tadinya hanya bisa sekali setahun menjadi dua kali atau lebih. "Dengan adanya program rehabilitasi jaringan irigasi, maka ada peningkatan pada indeks tanam petani, yang sebelumnya hanya sekali setahun menjadi dua kali," kata Dadih. (sin)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Lahan Rawa Berpotensi Topang Kebutuhan Pangan
  • Kementan Terus Angkat Eksistensi Bawang Putih Lokal
  • Kementan Giat Monitoring Kualitas Beras Organik
  • Musim Produksi Jagung, Indonesia tak Perlu Impor
  • Stok Jagung Bulog Masih 19.500 Ton
  • Jagung Indonesia tak Kalah Saing dengan Produk Impor
  • Kementan: Angkat Eksistensi Bawang Putih Lokal
  • Mentan: Cadangan Jagung Tersedia, tak Perlu Impor
  • Mentan: Stok Jagung di Bulog Masih 20 Ribu Ton
  • Ekspor Melejit, Indonesia Dapat Jadi Lumbung Pangan Dunia
  • Kemarau Panjang : Stok Cabai Diyakini Masih Aman
  • AB2TI Perkenalkan Varietas Padi yang Lebih Tahan Penyakit
  • Swasembada Bawang Putih Melawan Opini Mafia Pangan
  • Swasembada Bawang Putih Harus Terus Bergulir
  • Subang Dukung Kementan Tanam Padi Gogo
  • Cegah Impor, Kementan Genjot Produktivitas Jagung
  • CBPD Cegah Kerawanan Pangan
  • Tanam Pajale, Kementan Koordinasi Lintas Sektoral
  • Cadangan di Daerah Atasi Rentan Rawan Pangan
  • Kementan akan Penuhi Kebutuhan Benih Lewat Penangkar