Latest News
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      
  • Sukseskan Pertemuan IMF di Bali                      

KEIN: Industri Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi 2018

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-02-08
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arief Budimanta menilai, kinerja perekonomian Indonesia berdasarkan lapangan usaha menunjukan pencapaian yang baik sepanjang 2018. Arif Budimantamenegaskan, sektor industri masih mampu menjadi penopang perekonomian nasional dengan mencatatkan pertumbuhan 4,25 persen serta memberikan kontribusi sebesar 19,82 persen terhadap PDB 2018. 

"Sektor industri berkinerja baik kendati masih perlu dioptimalkan," katanya, Kamis (7/2).

BPS mencatat, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode 2018 tumbuh 5,17 persen. Sementara di kuartal IV-2018, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,18 persen atau lebih baik dari kuartal ketiga sebelumnya yang sebesar 5,17 persen.

Pertumbuhan sebesar 5,17 persen di tahun 2018 juga menjadi pencapaian tertinggi pemerintahan Joko Widodo selama empat tahun terakhir. Pada 2015, pertumbuhan ekonomi 4,88 persen dan pada 2016 menjadi 5,03 persen, kemudian pertumbuhan meningkat lagi di tahun 2017 menjadi 5,07 persen. 

"Kita melihat, pengelolaan ekonomi oleh presiden Joko Widodo kian hari kian membaik di tengah tekanan ekonomi global yang sangat berat dan terus membesar," ujar Arif.

Arif juga menyoroti sejumlah sektor industri yang tumbuh double digit sepanjang 2018. Industri pengolahan tembakau naik 12,06 persen, industri tekstil dan pakaian jadi naik 10,82 persen, serta industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki berkembang 12,10 persen. 

"Ketiga sektor industry ini menyerap tenaga kerja yang sangat besar dan banyak menggunakan bahan baku dalam negeri. Jadi ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian," katanya.

Bahkan industri logam dasar mampu tumbuh 15,52 persen dan industri permesinan tumbuh 14,55 persen. Arif menegaskan, nilai pertumbuhan yang terbilang besar itu akan efektif menunjang sektor industri lainnya seperti otomotif, konstruksi, dan pembangunan infrastruktur. 

"Ketika muncul data perdagangan otomotif naik 4,46 persen, kita boleh bersyukur karena komponen otomotif itu ditopang oleh industri logam dan mesin di dalam negeri.

Arif meyakini, sector industri masih akan memberikan kinerja yang baik dan mampu menopang perekonomian Indonesia. ¿Sektor konsumsi yang memberi kontribusi 58 persen terhadap PDB juga bisa lebih banyak menyerap hasil produk industri dalam negeri," katanya. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


Industri

  • Pembangunan Masif Infrastruktur Demi Tak Kalah dari Negara Tetangga
  • Kamboja Bakal Tiru Indonesia Kembangkan Produk Halal
  • Menkop Puspayoga Serahan Bantuan ke Wirausaha Pemula
  • PG Gorontalo Targetkan Produksi Gula 58 Ribu Ton
  • Menko Darmin Genjot Industri Garmen dan Tekstil Perkuat Ekspor RI
  • Menaker: Manfaatkan Medsos untuk Kembangkan Bisnis
  • Menkeu Sri Mulyani Optimistis Indonesia Bisa Keluar dari Middle Income Trap
  • BI Perkuat Peran Kantor Perwakilan Luar Negeri Untuk Genjot Investasi
  • Sinergi Pemerintah-IWAPI Mampu Tekan Inflasi
  • Kementerian PUPR Bangun Empat Arena Olahraga di Papua
  • KKP Jalin Sinergi Tekan Biaya Logistik Perikanan
  • Kabupaten Muba Kembangkan Komoditas Kelapa Sawit
  • 70 Persen Rest Area Jasa Marga untuk UMKM
  • Perjanjian Dagang dengan Australia Selesai Tahun Ini
  • Kementan Tingkatkan Kapasitas Mahasiswa Polbangtan Manokwari
  • Kementan Dekatkan Petani dengan Konsumen Melalui Pasar Tani
  • Sinergi BUMN Pemastian Kualitas Produk dan Jasa
  • Menperin Airlangga Janji beri Kemudahan Impor Mesin Industri Tekstil
  • Tanri Abeng: Langkah Jokowi Bangun Infrastruktur Sudah Tepat
  • Menperin Optimistis Produk Kakao Kompetitif di Pasar Ekspor