Kemenperin Dorong Kerja Sama Vokasi 2.685 SMK dan 750 Perusahaan

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Ketenagakerjaan | 2019-02-10
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan mempercepat revitalisasi SMK bidang industri melalui pengembangan link and match dengan target melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara 750 perusahaan dan 2.685 SMK sampai akhir tahun ini.

Gati Wibawaningsih, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin,  mengatakan hingga saat ini jumlah perjanjian kerja sama vokasi industri tersebut telah mencapai 3.708 perjanjian, dari 2.074 SMK dengan 745 perusahaan industri.

“Termasuk perjanjian tersebut termasuk yang baru saja ditandatangani sebanyak 97 perusahaan dan 295 SMK di Jawa Timur,” katanya seusai peluncuran Vokasi Industri Tahap 2 Jatim.

Dia menerangkan, dari perjanjian kerja sama antara perusahaan dan SMK di Jatim, nantinya satu SMK akan dibina oleh beberapa perusahaan industri sesuai dengan program keahlian masing-masing SMK.

“Sebelumnya Kementerian Perindustrian dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga telah melakukan penandatanganan tentang Kelompok Kerja Revitalisasi SMK bidang industri guna mempercepat proses revitalisasi ini,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil monitoring dan program pendidikan vokasi industri pada 2018, ternyata sebanyak 92,86% SMK responden telah melakukan penyelarasan kurikulum, tapi hanya 64,74% SMK yang telah menerapkan kurikulum hasil penyelarasan tersebut lantaran masih terkendala pengaturan waktu.

“Selain itu, dari 47,15% SMK responden telah menggunakan modul hasil penyelarasan tapi hanya 44,29% yang menerapkan modul dengan pemahaman yang benar.  Bahkan sebanyak 51,43% SMK responden belum dapat memenuhi kebutuhan peralatan sesuai standar minimum,” jelasnya.

Gati menambahkan pada tahun lalu, SMK yang telah menerima bantuan peralatan hanya 37,14% yang telah memanfaatkannya untuk proses pembelajaran karena terdapat beberapa kendala.

“Kendala yang banyak dihadapi SMK yang sudah menerima bantuan peralatan ini misalnya seperti mereka belum mendapat pelatihan pengoperasian alat, lalu karena listrik tidak memadai, ruangan belum siap, hingga sumber daya lainnya yang belum memadai,” jelasnya.

Adapun dalam kesempatan peluncuran Vokasi Industri Tahap-2 di Jatim yang digelar di kawasan industri SIER ini, Kemenperin juga kembali menghibahkan mesin dan peralatan untuk mendukung praktik di SMK dari 20 perusahaan industri kepada 113 SMK. 

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, Hamid menyampaikan saat ini di Indonesia tercatat ada 10.500 SMK swasta, sedangkan SMK negeri sebanyak 3.500 sekolah. Diharapkan, dengan adanya program vokasi industri tersebut para lulusan sekolah tersebut nantinya tidak menjadi pengangguran karena sudah ada kepastian bekerja.

“Kami juga minta agar Dinas Pendidikan dan Kepala SMK untuk menata kelembagaan SMK dan melakukan refocusing ke bidang yang ditekuni sebagai core-business, bahkan mengganti juruan yang tidak ada peminatnya maupun membuat jurusan yang memberikan peluang kerja,” imbuhnya. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Upah Buruh Tani pada Maret Naik 0,17%
  • Kemenaker Prioritaskan Pembangunan SDM melalui Pelatihan Vokasi
  • Jokowi Sebut Makassar New Port Serap Tenaga Kerja
  • 98 Persen Pekerja Proyek PLTU Lontar dari Lokal
  • BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Pekerja di Kepulauan Natuna
  • Menaker: Angka Pengangguran SMK Menurun
  • Industri Hasil Tembakau Serap 5,98 Juta Tenaga Kerja
  • Pemerintah Jemput Bola Sertifikasi Pekerja Konstruksi di Pelosok
  • Kementerian PUPR Dorong Uji Sertifikasi Pekerja Konstruksi
  • BPS : Upah Nominal Harian Buruh Tani Februari 2019 Naik
  • Lapangan Kerja Industri Pertambangan Tetap Dibutuhkan
  • Diresmikan, KEK Tanjung Kelayang Serap 23.645 Tenaga Kerja
  • Presiden Serahkan 16 Ribu Sertifikat Pekerja Konstruksi
  • Jokowi Bakal Serahkan Sertifikat ke 16.000 Tenaga Kerja Konstruksi
  • Tenaga Kerja Industri Manufaktur Meningkat Sepanjang 2018
  • Sejak 2017, Program Vokasi Industri Telah Gaet 400.000 Siswa SMK
  • Australia Tambah 5.000 Kuota Visa Bagi Tenaga Kerja RI
  • Kemendes Komitmen Tingkatkan SDM Melalui Balai Pengembangan
  • Program Desa Migrasi Produktif Tekan Pengiriman TKI Ilegal
  • Vokasi Jadi Fokus untuk Tingkatkan Produktivitas Pekerja