Panen Raya Jagung di Gunungkidul Capai 4,9 Ton Per Hektare

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-02-10
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu penghasil jagung terbesar di DIY. Saat ini, Kabupaten Gunungkidul sudah memasuki musim panen jagung dengan produktivitas jagung pipil kering rata-rata mencapai 4,6 ton – 4,9 ton per hektare. 

Menurut  Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, luas tanam jagung tahun ini diperkirakan mencapai 46.674 ha. Kecamatan Playen merupakan salah satu kecamatan produsen jagung yang memiliki kontribusi cukup besar dalam produksi jagung di Kabupaten Gunungkidul. Tahun ini, luas tanam jagung di Kecamatan Playen mencapai 2.726 ha.

Bertempat di Desa Bleberan, Bupati Gunungkidul bersama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian melakukan panen raya perdana jagung hibrida seluas 300 ha. Desa Bleberan memiliki potensi luas lahan jagung seluas 748 ha.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Gunungkidul mengatakan, panen jagung tahun ini lebih bagus dari tahun sebelumnya.

"Produktivitas jagung tahun ini mencapai sekitar 4,6 – 4.9 ton sehingga kami optimis bahwa produksi jagung tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu,” kata Bupati Gunungkidul.

Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Gatot Irianto di sela-sela panen raya tersebut.

“Pemerintah terus menggalakkan program Upaya khusus dalam rangka meningkatkan produktivitas dan produksi Pajale termasuk jagung. Bantuan benih, saprodi dan alsintan terus digelontorkan oleh Kementerian Pertanian dalam upaya menjaga produksi pajale,” ujar Gatot.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian Idha Widi Arsanti, selaku Penanggungjawab UPSUS Daerah Istimewa Yogyakarta. Kapusdiktan menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian senantiasa mendukung peningkatan produksi jagung dengan program-program seperti upaya khusus.

"Desa Bleberan merupakan salah satu desa yang mendapatkan bantuan pengembangan jagung hibrida seluas 50 ha ?dari Kementerian Pertanian,” tutur Idha.

Panen raya jagung ini juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian DIY, Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul, Dandim Gunungkidul, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Kepala BPTP Yogyakarta dan Kepala Balai Karantina Pertanian Yogyakarta. (rep)

- Tag : Pangan

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Bendungan Gondang akan Suplai 4.680 Hektare Irigasi di Karanganyar dan Sragen
  • Transplanter Jadi Andalan Ditjen PSP Tingkatkan Produksi Pertanian
  • Kementan Berharap Barito Kuala Lanjutkan Program Serasi Jejangkit
  • Kemendag Sebut Stok Bawang Putih Impor Masih 100 Ribu Ton
  • Pemerintah Janji Segera Serap Cabai Petani
  • Kementan : Pasokan Bawang Putih dan Merah Aman Sampai 3 Bulan
  • Kementan Serahkan Bantuan Ratusan Unit Alsintan Dukung Pertanian di HST
  • Benih Bermutu Dukung Swasembada Bawang Putih
  • Terobosan Kementan untuk Mendongkrak Produksi Bawang Putih
  • Jaga Stok, RI akan Impor Bawang Putih hingga 2021
  • Karo Menjadi Sentra Penyangga Cabai
  • Masuk Masa Panen, Kementan: Pasokan Bawang Merah Berlimpah
  • Importir Bawang Putih Akui Stok Masih Aman hingga Juni
  • Bantuan Kementan Tingkatkan Produktivitas Pertanian Takalar
  • Mentan Klaim Produksi Bawang Putih Meningkat
  • Kementan Anggarkan Rp 600 Miliar untuk Sulsel
  • Petani Pamekasan Terima Bantuan Alat UV Dryer dari Kementan
  • Program Alsintan Kementan Tingkatkan Pendapatan Petani
  • KPK Dukung Kementan Bangkitkan Bawang Putih Nasional
  • Indonesia Timur Potensial untuk Pengembangan Hortikultura