Pemerintah Siapkan Skema KUR untuk Nelayan dan Petani Garam

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-02-10
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Pemerintah menyiapkan skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk nelayan. Hal ini menyusul suksesnya program KUR Peternakan Rakyat, yang dinilai telah berhasil mendorong sektor perekonomian tradisional di pedesaan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan pihaknya sedang menyiapkan skema penyaluran KUR Nelayan tersebut. Diharapkan, dengan adanya pinjaman kepada para nelayan itu bisa dipergunakan untuk pembelian kapal.

"Itu kredit untuk modal kerja, bisa untuk beli kapal, tapi bukan kapal yang besar," kata Darmin,

Darmin menjelaskan, diperkirakan harga satu buah kapal berukuran 10 Deadweight Tonnage (DWT) kurang lebih sebesar Rp 1 miliar. Penyaluran KUR Nelayan tersebut nantinya tidak bisa diberikan kepada perseorangan, akan tetapi harus berupa kelompok.

Menurut Darmin, rencananya, tiap-tiap kelompok nelayan yang akan mengajukan KUR Nelayan tersebut minimal beranggotakan tiga orang. Sehingga, masing-masing nelayan akan mendapatkan plafon yang mencukupi untuk pembelian kapal saat dana tersebut digabungkan.

"Misal tiga orang, masing-masing bisa Rp 300 juta, bisa dapat kapalnya," ujar Darmin.

Salah satu hal yang menjadi pekerjaan tumah adalah, terkait dengan pendataan para nelayan tersebut. Hal itu dikarenakan para nelayan banyak menghabiskan waktu di laut, bukan seperti petani atau peternak yang memiliki rutinitas di setiap harinya.

Berdasar catatan, untuk perahu-perahu besar yang menangkap ikan di laut, bisa menghabiskan waktu di laut selama tiga minggu. Sementara untuk perahu yang lebih kecil, akan melaut selama dua hingga tiga hari, dan untuk kapal jenis sekoci bisa melaut selama satu minggu.

Kondisi tersebut, akan menyulitkan pendataan calon debitur oleh pihak perbankan, mengingat besaran pinjaman yang dikeluarkan tidak sedikit. Namun, Darmin menyatakan bahwa kendala tersebut bisa diselesaikan dengan Teknologi Informasi (TI) yang dimiliki Indonesia.

"Mereka bergerak terus, kita punya IT yang baik. Itu setiap bank, bisa melakukan pencatatan, dan akan dikirim ke pusat. Kemudian akan diteliti. Akan memanfaatkan IT terkait hal itu," ujar Darmin.

Selain menyiapkan skema KUR Nelayan, Darmin juga menyatakan sedang menyiapkan KUR Petani Garam. Penyaluran KUR Petani Garam nantinya bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi petani garam supaya hasil produksinya lebih baik.

"Kemudian petani garam, sudah lama tidak diurusi. Petani garam agar dia bisa memperbaiki cara memproduksi garam, sehingga, garamnya lebih bagus. KUR itu diikuti dengan sangat cermat oleh presiden," ujar Darmin.

Pemerintah saat ini tengah menggenjot penyaluran KUR untuk sektor-sektor produktif, tidak seperti sebelumnya, yang difokuskan pada pedagang. Proporsi KUR saat ini dinaikkan untuk sektor produktif, utamanya menyangkut Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Ada Kemarau Panjang, BI Optimis Inflasi Tetap di Bawah 3,5 Persen
  • Korea Selatan Bakal Perluas Investasi Teknologi di Indonesia
  • Kemendes Digitalisasi Desa di Kabupaten Lombok
  • Gubernur BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III Lebih Baik
  • Presiden Jokowi Mengapresiasi Operasi Kapal Ternak
  • Pemkab Tabanan Galakkan BUMDes dan BUMDes Bersama
  • KKP Minta Industri Kencangkan Serapan Garam Lokal
  • Presiden Jokowi Banggakan Garam NTT Lebih Bagus dari Produk Impor Australia
  • Pemerintah Semakin Gencar Lakukan Relaksasi ke Dunia Usaha
  • Pemerintah Pastikan Industri Serap Garam Lokal
  • Rata-Rata Pendapatan Masyarakat Desa Meningkat
  • Petani Padi Serasi Siap Diikutkan Asuransi Usaha Tani Padi
  • Per Agustus, Produksi Garam Rakyat Capai 197.000 Ton
  • KKP Kirim Tim Pastikan Petambak Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina Raih Ganti Rugi
  • Pabrik Pakan Ternak Komitmen Gunakan Bahan Baku Lokal
  • Dua Pekan Terakhir, Industri Serap 100 Ribu Ton Garam Lokal
  • KKP Dorong Industri Serap Seluruh Garam Lokal
  • Maksimalkan Sawit, Posisi Tawar Indonesia Bisa Meningkat
  • Mendes PDTT: Pedesaan Punya Potensi Usaha yang Besar di Berbagai Bidang
  • Presiden Jokowi Bakal Panen Garam dan Bagi Sertifikat Tanah di Kupang