Pertamina Bangun 22 SPBU BBM Satu Harga di Sumatra

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-02-10
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mendapat amanah menyalurkan BBM Satu Harga dengan lokasi terbanyak di  Sumatra. Dari 125 lembaga penyalur BBM Satu Harga nasional, 22 terdapat di Sumatera bagian Utara (Sumbagut). Jumlah tersebut adalah terbanyak ketiga setelah Papua dan Kalimantan.

 

Tahun ini, akan ditambah lagi dua lembaga penyalur BBM Satu Harga di kepulauan Nias. Sebelumnya, selama periode 2017 sampai dengan 2018, total sebanyak enam lokasi BBM Satu Harga sudah beroperasi di sana. Rata-rata penyaluran sebanyak 400 kilo liter (KL) Premium dan 180 KL Solar per bulan.

General Manager Pertamina MOR I, Agustinus Santanu Basuki, mengungkapkan tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan aksesibilitas dan ketersediaan BBM ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Sumbagut.

"Moda transportasi penyaluran menggunakan moda darat dan laut. Untuk  moda darat, medan yang cukup berat dan kondisi keamanan di jalan merupakan tantangan yg harus dihadapi. Sehingga perlu pengamanan khusus dari TNI/Polri. Sedangkan untuk moda laut, kondisi cuaca dan ombak yang ekstrem seringkali menjadi tantangan yang harus kita hadapi," papar Santanu, Ahad (10/2).

Tahun lalu, Pertamina MOR I menyalurkan rerata 904 KL Premium dan 865 KL Biosolar per bulan ke seluruh lembaga penyalur BBM Satu Harga di wilayah Sumbagut. Meliputi tiga lokasi di Provinsi Aceh, lima lokasi di Sumatera Utara, enam lokasi di Sumatera Barat, satu lokasi di Provinsi Riau, serta tujuh lokasi di Provinsi Kepulauan Riau.

“Sebelum adanya proram BBM Satu Harga, Harga BBM berkisar Rp 9.000 hingga Rp 10.000 per liter. Dengan program ini, harga BBM turun menjadi Rp 6.450 untuk Premium dan Rp 5.150 untuk Solar,” imbuh Santanu.

Menurunnya harga BBM, pada gilirannya  berdampak pada geliat ekonomi masyarakat. Di wilayah Kepulauan Nias, misalnya. Masyarakat Nias yang mayoritas adalah nelayan, kini dapat melaut dengan biaya lebih efisien dan lancar.

Program BBM Satu Harga merupakan komitmen Pertamina untuk menyediakan energi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama di daerah 3T. Sesuai amanat UU, terutama UU Migas No 22 Tahun 2001 dan UU Energi No 30 Tahun 2007, Pertamina mendapat tugas membuka aksesibiltas dan ketersediaan serta menyediakan energi yang berkelanjutan. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Jaga Kelancaran Penghitungan Suara, PLN Tambah Daya Listrik Server KPU
  • PLTMG Kapasitas 3x7 MW di Kaltara Siap Beroperasi
  • Menko Luhut Optimis Bisa Segera Terapkan B100
  • Program BBM Satu Harga Dinilai Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat
  • Stok BBM di Mentawai Cukup, Harga Premium Rp6.450 dan Solar Rp5.150
  • Pertamina Tambah Lokasi Penyaluran BBM Satu Harga
  • Dukung Mobil Listrik, PLN Sudah Bangun 1.600 Titik Pengisian Baterai
  • Menteri Amran Optimistis B100 Perkuat Ketahanan Energi
  • Mentan Uji Coba 50 Traktor dan Mobil dengan Bahan Bakar B100
  • Warga Perbatasan di Nunukan Kini Bisa Nikmati Listrik
  • Jokowi dan Menteri Arab Saudi Bahas Kerja Sama di Bidang Energi
  • PLN Targetkan Rasio Elektrifikasi NTT Capai 90 Persen
  • Pertama di Dunia, RI Dukung Pengembangan Sawit Jadi Bensin dan LPG
  • Daerah Perbatasan Kini 100 persen Teraliri Listrik
  • Pertamina Pastikan Fasilitas Operasional di Sulteng Aman Pascagempa
  • Menteri Jonan Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Pemilu 2019
  • Menteri Jonan Minta PLN dan KPU Bersinergi Jaga Listrik Saat Pilpres
  • PLN Sambung Listrik Gratis 11.000 Keluarga Tidak Mampu di NTT
  • Pertamina Temukan Cadangan Migas Baru
  • Pertamina Resmikan Depot Pengisian BBM Avtur di Nias