Vokasi Jadi Fokus untuk Tingkatkan Produktivitas Pekerja

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Ketenagakerjaan | 2019-02-28
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah menyadari bahwa produktivitas SDM sangat penting di sektor industri. Sebab, aspek ini memiliki fungsi efisiensi dalam ekonomi. Oleh karena itu, pendidikan vokasi menjadi fokus pemerintah.

Tapi, Sri menegaskan, upaya peningkatan pendidikan vokasi tidak dapat langsung terlihat dampaknya. "Bukan berarti, pendidikan belanja naik hari ini, produktivitas langsung naik," tuturnya.

Tidak hanya pendidikan, pemerintah juga melihat relasi antara kesehatan dengan produktivitas melalui konsep long life learning. Menurut Sri, tidak mungkin sebuah negara dapat produktif apabila warganya sakit. Melihat keterkaitan ini, pemerintah berupaya menghasilkan universal health coverage.

Selain itu, upaya lain yang juga dilakukan adalah memperbaiki regulasi dan mengatasi kompleksitas perizinan. Di antaranya melalui pemerintah daerah (pemda) yang membatalkan sejumlah peraturan daerah yang dianggap menghambat easy of doing business.

"Ini esensi dari produktivitas SDM dan dunia usaha," ucap Sri.

Sri berkomitmen, pemerintah akan melakukan intervensi di berbagai level. Misalnya dalam mengatasi kemiskinan melalui jaring pengaman sosial yang diimplementasikan lewat Program Keluarga Harapan (PKH) dan beras sejahtera (rastra). Program ini tidak hanya untuk masyarakat miskin, juga ke kategori almost poor atau hampir miskin yang sangat mudah untuk jatuh ke kemiskinan.

Dalam membuat berbagai kebijakan, pemerintah berupaya melibatkan dunia usaha. Hal ini dilakukan agar pemerintah mengetahui denyut ekonomi dan perusahaan para pengusaha. Apabila mereka sudah optimistis, kebijakan apapun dapat berjalan efektif.

Kondisi ini juga dilakukan dengan pengusaha ekonomi digital. Sri menuturkan, pemerintah ingin memahami bisnis dan ekosistem mereka, sehingga dapat menciptakan regulasi yang memang akan menguntungkan semua pihak.

"Buat saya, pengusaha adalah ekosistem kita dan pemerintah turut mempengaruhi ekosistem tersebut," ujarnya. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • 500.000 Tenaga Konstruksi Indonesia Ditarget Kantongi Sertifikat Hingga Akhir 2019
  • Pemerintah Anggarkan Rp 10 Triliun untuk Kartu Prakerja
  • Pesantren Potensial Sediakan SDM Berkualitas untuk IKM
  • IKM Serap 60% dari Total Tenaga Kerja Industri
  • Modernisasi Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja Sektor Pertanian
  • RI Jalin Kerjasama Pengiriman Tenaga Kerja Berketerampilan Khusus ke Jepang
  • Kementan Fokus Tingkatkan SDM Pertanian
  • PBHMI Dukung Program Menteri Amran Ciptakan Petani Milenial
  • Kemnaker Terus Perbaiki Tata Kelola untuk Lindungi Pekerja Migran
  • Sambut Indonesia Emas 2045, Pemerintah Fokus ke Sektor SDM
  • Strategi Kemenperin Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja Indonesia
  • Hingga Februari 2019, Tingkat Pengangguran Terbuka Turun 50.000 Orang
  • Tenaga Kerja Kompeten Era Industri 4.0 Terus Disiapkan
  • Kementan Gelar Uji Kompetensi Penyuluh Pertanian
  • Kementan Terbitkan Peta Okupasi Tenaga Kerja Pertanian
  • Upah Buruh Tani pada Maret Naik 0,17%
  • Kemenaker Prioritaskan Pembangunan SDM melalui Pelatihan Vokasi
  • Jokowi Sebut Makassar New Port Serap Tenaga Kerja
  • 98 Persen Pekerja Proyek PLTU Lontar dari Lokal
  • BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Pekerja di Kepulauan Natuna