Kementerian ESDM Telah Bangun Penerangan Jalan Umum Sepanjang 1.500 Km

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-03-11
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  telah membangun Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di 30.000 titik menerangi jalan sepanjang 1.500 km pada 200 kabupaten/kota selama tiga tahun terakhir.

Dirjen EBTKE Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Sutijastoto mengatakan menargetkan tambahan PJU-TS di 21.000 titik yang untuk menerangi jalan sepanjang 1.000 km pada 2019.

"Pemerintah Daerah masih bisa mengusulkan pembangunan PJ-TS di daerah mereka untuk tahun ini," ujarnya.

Menurutnya, dengan penerangan dari PJU-TS ini akan menambah perekonomian kota menjadi lebih bergairah. PJU-TS adalah lampu penerangan jalan yang menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya dan terintegrasi dengan baterai.

Lampu PJU-TS ini sangat cocok digunakan untuk jalan-jalan di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh listrik PLN dan juga daerah-daerah yang mengalami krisis energi listrik terutama di daerah terpencil karena sifatnya yang berdiri sendiri.

 "Semaksimal mungkin kita upayakan (PJU-TS) untuk menerangi listrik di jalan raya. Penerangan merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk kesejahteraan," jelasnya.

PJU-TS juga dapat diaplikasikan di daerah perkotaan seperti di kawasan jalan utama, jalan kawasan perumahan, Kawasan industri, dan fasilitas umum lainnya.

Khusus untuk tahun anggaran 2018, Kementerian ESDM melaksanakan pemasangan PJU-TS di 26 Provinsi dan 167 Kabupaten/Kota dengan jumlah PJU-TS sebanyak 21.839 titik.

Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana menambahkan PJU-TS ini juga merupakan bentuk pengelolaan uang rakyat kembali ke rakyat.

"Ini (PJU-TS) adalah upaya menciptakan energi yang cukup, handal dan terjangkau. Bayangkan begitu panjangnya setara sejauh Anyer ke Panarukan dibangun penerangan. Unsur keamanan masyarakat pun jadi meningkat, juga membantu Pemda mengurangi tagihan ke PLN. PJU-TS ini sangat membantu," jelasnya.

Selain PJU-TS, Kementerian ESDM juga meluncurkan program untuk penerangan dan energi listrik yang diberikan secara gratis dan difokuskan bagi perdesaan yang terisolir dan sulit dijangkau jaringan PLN melalui program Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

"Untuk LTSHE capaiannya pada 2017 sudah terpasang bagi 79.556 KK (5 provinsi), dan 2018 ini ada tambahan 172.996 KK [16 provinsi]. Target tahun ini akan ada lagi sekitar 100.000 unit LTSHE yang akan dibagikan bagi masyarakat belum berlistrik di 22 provinsi," tambah Sutijastoto. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Harga minyak di perdagangan Asia melayang menuju tertinggi 2019
  • Jonan Targetkan 2.000 Stasiun Pengisian Listrik Umum
  • Pertamina akan Beri Tambahan Layanan BBM di Jalur Mudik
  • Pemerintah Gelontorkan Subsidi BBM dan Listrik Rp 20,1 Triliun Hingga Maret 2019
  • Kementan Targetkan Mobil dan Alat Mesin Pertanian Pakai B100
  • ESDM Bakal Lipat Duakan Pemasangan Lampu Tenaga Surya
  • Jaga Kelancaran Penghitungan Suara, PLN Tambah Daya Listrik Server KPU
  • PLTMG Kapasitas 3x7 MW di Kaltara Siap Beroperasi
  • Menko Luhut Optimis Bisa Segera Terapkan B100
  • Program BBM Satu Harga Dinilai Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat
  • Stok BBM di Mentawai Cukup, Harga Premium Rp6.450 dan Solar Rp5.150
  • Pertamina Tambah Lokasi Penyaluran BBM Satu Harga
  • Dukung Mobil Listrik, PLN Sudah Bangun 1.600 Titik Pengisian Baterai
  • Menteri Amran Optimistis B100 Perkuat Ketahanan Energi
  • Mentan Uji Coba 50 Traktor dan Mobil dengan Bahan Bakar B100
  • Warga Perbatasan di Nunukan Kini Bisa Nikmati Listrik
  • Jokowi dan Menteri Arab Saudi Bahas Kerja Sama di Bidang Energi
  • PLN Targetkan Rasio Elektrifikasi NTT Capai 90 Persen
  • Pertama di Dunia, RI Dukung Pengembangan Sawit Jadi Bensin dan LPG
  • Daerah Perbatasan Kini 100 persen Teraliri Listrik