Kompetensi Penyuluh Pertanian Manfaatkan Inovasi Teknologi

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-03-13
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya meningkatkan memampuan organisasi dan manajemen kelompok tani guna meningkatkan usaha tani. Pemanfaatan eksistensi digital akan dilakukan seiring dengan pemutakhiran inovasi teknologi pertanian.

“Penyuluh tetap dibutuhkan, tetapi pendekatannya harus dengan eksistensi digital,” kata Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementan Bustanul Arifin kepada wartawan usai acara Bincang Asyik Seputar Pertanian (Bakpia), di Cinagara, Kabupaten Bogor, Selasa (12/3).

Dia menjelaskan, seiring dengan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dari masa ke masa yang mengalami perubahan, sejak 1969 pemerintah melalui rencana pembangunan lima tahun (repelita) terus berkembang mengikuti zaman dan berlangsung hingga saat ini. Kementan melalui BPPSDMP, kata dia, melakukan pengawalan dan pendampingan terpadu kepada para penyuluh. 

Bustanul menambahkan, pendampingan terpadu dilakukan mulai dari balai penyuluhan di tingkat kecamatan dengan pendekatan teknologi informasi. Dari pengembangan sistem informasi teknologi penyuluhan itulah, kata dia, komunikasi di tingkat petani di seluruh Indonesia dapat berlangsung interaktif. 

“Penyuluh itu adalah garda depan yang langsung bicara dengan petani, maka kita harus bekali mereka dengan pemahaman cyber extension,” katanya. 

Dia juga menambahkan, saat ini pemerintah mengalokasikan anggaran lebih ke tim sarana publikasi Kementan. Hal itu guna memperkenalkan program-program pertanian agar dapat dijangkau ke semua lapisan. Terlebih, pemerintah menargetkan 4.000 kelompok tani milenial dapat tercipta pada 2019 ini. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Mentan Bantah Biaya Produksi Beras Mahal
  • Kementan Mantapkan Model Korporasi Petani Cabai
  • Kondisi Kritis, Kawasan Hulu 15 Danau Akan Direhabilitasi
  • Lawan Mafia Penyelundupan, Kementan dan Polri Perketat Pengawasan
  • Menteri Luhut Tegaskan Swasembada Garam pada 2021
  • Kementan Dorong Ekspor Dalam Bentuk Olahan Biji Pinang Asal Kalbar
  • Realisasi KUR Sektor Peternakan 2019 Capai Rp 3,42 Triliun
  • Indonesia Siap Lawan Hama Ulat Grayak Jagung
  • Luncurkan Bun 500, Mentan: Pendapatan Petani Bisa Meningkat
  • Desa di Indramayu Didorong Lahirkan Inovasi Desa
  • Optimalisasi Sumber Air untuk Cegah Kekeringan dan Tingkatkan IP
  • Luhut: Jangan Dikte Kebijakan Pemerintah Soal Sawit
  • Tingkatkan Pasokan Dalam Negeri, Pabrik Garam Industri Disiapkan
  • Akses Sumber Pembiayaan, Kementan Perluas Peran FPPS
  • Kementan hingga Pengusaha Bahas Ketahanan Pangan RI di Perbatasan
  • Kementan Rancang Pembangunan Gudang Pangan
  • Bekraf Siapkan Enam Langkah Strategis Bangun Kawasan Kreatif
  • Kartu Sembako Murah Perluas Jumlah Penerima
  • BI: Indonesia Jadi Destinasi Investasi Global
  • Importir Garam Nakal Perlu Diawasi