Kementan Identifikasi Kebutuhan Tani Milenial

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-03-13
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Bustanul Arifin mengatakan, pemerintah melakukan identifikasi kebutuhan tani kalangan milenial guna mendukung aktivitas produksi yang tepat sasaran. Identifikasi dilakukan diiringi dengan pemberian beberapa bantuan dan akses kepada bisnis pertanian dan ternak.

Pada 2019, pemerintah menargetkan sebanyak 4.000 kelompok tani dan ternak milenial yang akan terealisasi. Dengan target tersebut, kata dia, pihaknya menerapkan dua langkah utama guna menarik minat petani milenial ke dalam dunia tani serta bisnisnya, yakni modernisasi pertanian dan melakukan pembinaan sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

“Kita akan inventarisasi, kebutuhan bantuan apa yang dibutuhkan. Kami siapkan program pembinaan, pemberian bibit gratis, atau pakan ternak sesuai hasil identifikasi,” kata Bustanul, di Cinagara, Kabupaten Bogor, Selasa (12/3).

Dengan terbukanya perjanjian kesepakatan dagang komprehensif antara Indonesia-Australia (IA-CEPA), pihaknya akan memanfaatkan potensi transfer pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) dari Australia. Sehingga hal itu, kata dia, dapat memberi keuntungan bagi Indonesia untuk memcau produktivitas hasil pertanian di tingkat nasional.

Dia menjelaskan, SDM pertanian harus dapat merespons kebutuhan zaman terlebih pemerinatah telah menargetkan swasembada pangan pada 2045. Untuk mencapai hal tersebut, kata dia, peran penyuluh pertanian akan dioptimalisasi untuk mendukung peningkatan SDM nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) di Februari kemarin, bahan pangan mengalami deflasi sebesar 0,08 persen. Adapun andil deflasi sebagian besar disebabkan harga komoditas sayuran yang melimpah. Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia-Australia dalam kurun beberapa tahun terakhir mengalami defisit perdagangan.

“Untuk itu, tahun ini kami optimistis SDM pertanian memiliki kompetensi yang kuat untuk mengimbangi impor,” katanya. (rep)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Mentan Klaim Produksi Cabai Masih Stabil
  • Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Mencukupi
  • Produksi Turun, Bulog Jamin Cadangan Beras Aman
  • Batan Kenalkan Kemuning, Varietas Kedelai Lahan Kering
  • Cegah Puso, Sukabumi Maksimalkan Mesin Pompa Air
  • 13 Titik Pembangunan Lumbung Pangan di Perbatasan Disiapkan
  • Kemarau, Produksi Beras Jabar Dinilai Masih Aman
  • Empat Jurus Kementan Melawan Ancaman Gagal Panen Akibat Kekeringan
  • DPR Puji Jurus Jitu Kementan Siapkan Regenerasi dan Peningkatan Kualitas Petani
  • Pakai Metode Bamele, Petani Bawang Nganjuk Lebih Untung
  • Ini Cara Petani Magetan Cegah Puso di Musim Kemarau
  • BKP Kementan Dorong Pemda Perkuat Cadangan Pangan
  • Kementan: Pola Tanam Bisa Percepat Stabilisasi Harga Cabai
  • Hadapi Kemarau Panjang, Kementan Perkuat Koordinasi dengan Daerah
  • Kementan-TNI Sinergi Atasi Dampak Kekeringan Kemarau 2019
  • Pasokan Pangan Masih Stabil Saat Musim Kemarau
  • Kementan Klaim Kemarau Kali Ini tak Pengaruhi Stok Beras
  • Strategi Kementan Mengatasi Kekeringan Kebumen
  • Tak Perlu Impor, Pemerintah Klaim Pasokan Cabai Aman
  • Kementan Akui Kemarau Berdampak ke Produktivitas Pertanian