Tingkatkan Daya Saing, Kementan Latih 4.000 Kelompok Tani Milenial

0 Pengunjung | Pertanian dan Pertanahan | Tanaman Pangan | 2019-03-13
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Untuk meningkatkan daya saing produksi pertanian, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menargetkan 4.000 kelompok petani muda dan santri milenial di Indonesia pada tahun ini. Hal tersebut diungkapkan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Bustanul Arifin Caya dalam kegiatan Bincang Asyik Pertanian Indonesia (Bakpia).

Bahkan dihadapan para petani yang tergabung dalam Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) serta santri milenial, Bustanul memaparkan agar SDM pertanian Indonesia memiliki daya saing dan meningkatkan produktivitas.

"Dalam hal itu, melalui program-program pelatihan yang sudah kita susun. Mulai dari pelatihan peningkatan pakan ternak. Termasuk juga peningkatan inseminasi hewan ternak itu sendiri yang sudah digalakan oleh teman-teman di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Peternakan," kata Bustanul di Bogor, Selasa (12/3/2019).

Menurutnya, hingga saat ini, pihaknya telah menggembleng ribuan anak muda yang tergabung dalam ribuan kelompok tani. "Saat ini kita terus dalam proses. Sedangkan untuk petani muda milenial ini, kita targetkan 4.000 kelompok seluruh Indonesia yang diberikan pelatihan atau pendampingan," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah menginventarisir dan identifikasi bidang pertanian kelompok petani muda, sudah dan akan memberikan bantuan apa saja yang dibutuhkan mereka.

"Untuk mendorong mereka agar memiliki berdaya saing dan terus bergerak di bidang pertanian. Memang target kita agar terjadi peningkatan produksi di komoditi peternakan. Sehingga kedepan yang kita harapkan bisa memenuhi daging di dalam negeri," jelasnya.

Tak hanya itu, menurutnya penting juga meningkatkan produksi industri pakan ternaknya juga. Pihaknya berupaya agar bisa mensuplai kebutuhan peternak Indonesia. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Mentan Klaim Produksi Cabai Masih Stabil
  • Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Mencukupi
  • Produksi Turun, Bulog Jamin Cadangan Beras Aman
  • Batan Kenalkan Kemuning, Varietas Kedelai Lahan Kering
  • Cegah Puso, Sukabumi Maksimalkan Mesin Pompa Air
  • 13 Titik Pembangunan Lumbung Pangan di Perbatasan Disiapkan
  • Kemarau, Produksi Beras Jabar Dinilai Masih Aman
  • Empat Jurus Kementan Melawan Ancaman Gagal Panen Akibat Kekeringan
  • DPR Puji Jurus Jitu Kementan Siapkan Regenerasi dan Peningkatan Kualitas Petani
  • Pakai Metode Bamele, Petani Bawang Nganjuk Lebih Untung
  • Ini Cara Petani Magetan Cegah Puso di Musim Kemarau
  • BKP Kementan Dorong Pemda Perkuat Cadangan Pangan
  • Kementan: Pola Tanam Bisa Percepat Stabilisasi Harga Cabai
  • Hadapi Kemarau Panjang, Kementan Perkuat Koordinasi dengan Daerah
  • Kementan-TNI Sinergi Atasi Dampak Kekeringan Kemarau 2019
  • Pasokan Pangan Masih Stabil Saat Musim Kemarau
  • Kementan Klaim Kemarau Kali Ini tak Pengaruhi Stok Beras
  • Strategi Kementan Mengatasi Kekeringan Kebumen
  • Tak Perlu Impor, Pemerintah Klaim Pasokan Cabai Aman
  • Kementan Akui Kemarau Berdampak ke Produktivitas Pertanian