Jokowi Ingin Pasar Ikan Modern Muara Baru Jadi Percontohan

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-03-14
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Presiden Joko Widodo menginginkan Pasar Ikan Modern di Muara Baru menjadi percontohan bagi pembangunan pasar ikan lainnya di daerah.

Presiden Jokowi mengatakan Pasar Ikan Modern (PIM) di Muara Baru tersebut merupakan pasar ikan modern yang pertama di Indonesia.

"Sekarang bangunan yang termodern seperti ini.  Ya ini sebagai contoh pembangunan di provinsi yang lain termasuk fasilitas di dalamnya," ujar Jokowi saat meresmikan PIM di Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (13/3/2019).

Menurutnya, dia sudah menginstruksikan pembangunan pasar ikan modern pada Juli 2016 kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Model pembangunannya pun diakuinya meniru Pasar Ikan Tsukiji di Tokyo, Jepang.

Dengan adanya PIM di Muara Baru, dia berharap bisa mengubah persepsi bahwa pasar ikan identik dengan kotor, becek, dan bau. Jika dilihat dari luar, Jokowi mengungkapkan penampakan bangunan cukup modern dan tidak kalah dengan tempat belanja di mal.

"Saya minta agar penggunaan bangunan yang sudah modern disertai pola kerja baru dan kebiasaan baru. Kualitas ikan dijaga agar tetap segar. Mari dijaga kebersihan keamanan dan kenyamanan," ujarnya. 

Pasar modern ini merupakan proyek milik KKP yang dikelola oleh Perum Perindo. PIM dibangun dengan dana APBN 2018 sebesar Rp150 miliar. Bangunan berlantai tiga ini dibangun pada Februari 2018 oleh BUMN kontraktor PT PP (Persero) Tbk.  

PIM terdiri dari 894 kios basah (wet market) dan 155 kios kering (dry market). Fasilitas lain yang terdapat di PIM yakni cold storage, food court, ruang pengepakan, Instalasi Pengolahan Limbah (IPALI), klinik, ATM , ruang pertemuan dan masjid.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Perindo Risyanto Suanda mengungkapkan pihaknya menjamin pengelolaan Pasar Ikan Modern dilakukan secara profesional.

“Pengelolaan PIM secara profesional yakni dengan menjamin mutu, kesegaran dan kesehatan serta meningkatkan citra produk perikanan Indonesia. Dengan begitu, produk kami memiliki daya tawar dan daya saing semakin kuat di pasar lokal dan luar negeri,” jelasnya. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Jelang Ramadhan, BI Tegaskan Inflasi Rendah
  • 3 Bendungan Baru Di NTT Segera Rampung
  • KSSK: Kondisi Ekonomi Kuartal I 2019 Terjaga Baik
  • JK Tekankan Pentingnya Kawasan Industri di Indonesia
  • Bantuan Alsintan Demi Kekuatan Pertanian Indonesia
  • Kementan Tegaskan Pentingnya UU PLP2B bagi Petani
  • Investasi Meningkat, Kemenperin Aktif Siapkan SDM Industri Kompeten
  • Presiden Jokowi Ingin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,6 Persen di 2020
  • Mentan Imbau Generasi Milenial Kunjungi Museum Pertanian
  • Target 20 Juta Hektar Konservasi, Kemenko Maritim Inisiasi Sertifikasi SDM
  • Ada 4500 lowongan pekerjaan di lapangan Merdeka Sukabumi
  • Bengkalis Luncurkan Program Asuransi Usaha Ternak Sapi
  • Luhut: Indonesia Akan Produksi Mobil Listrik
  • Kementan Perkenalkan Alsintan Modern ke Siswa SMP di Lawang
  • Jokowi: APBN 2020 Difokuskan untuk Penguatan SDM
  • Konstruksi Pengolahan Limbah Terpadu Jakarta Ditarget Mulai Akhir 2019
  • KEIN: Era Industri 4.0 Buka Peluang Bagi UMKM
  • Pasca Pemilu, Investasi Dipercaya Bakal Mengalir Deras ke Indonesia
  • Ekonomi RI Dinilai Tumbuh Stabil Meski Hanya di Kisaran 5 Persen
  • OJK Kembangkan Pembiayaan Ekonomi Maritim