18 Kabupaten/Kota Sepakati Distribusi Energi via Jaringan Gas Bumi

0 Pengunjung | Energi dan Kependudukan | Energi | 2019-03-14
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan 18 Kabupaten/Kota melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dengan 18 Pemerintah Kabupaten/Kota tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi Melalui Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga, Rabu (13/3/2019).

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan mengingat proses pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga akan berdampak langsung kepada masyarakat, maka perlu didukung dengan adanya Nota Kesepahaman antara Ditjen Migas dengan Pemerintah Kabupaten/Kota setempat.

“Kami harap Bupati dan Wali Kota membantu mempermudah perizinannya. Pemenang lelang akan diumumkan pekan ini dan di mulai sebelum Pilpres,” katanya, Rabu (13/3/2019).

Pembangunan jargas merupakan bagian dalam RPJMN Tahun 2015-2019 karena dapat memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien. Jargas juga salah satu Proyek Strategis Nasional yang manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, sebagaimana dimaksud dalam Perpres No. 3 tahun 2016 jo Perpres No. 56 tahun 2018 serta diterbitkannya Perpres No. 6 Tahun 2019 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi Melalui Jaringan Transmisi dan/atau Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan dengan adanya jarga semoga dapat mempermudah aktivitas masyarakat. Jargas tersedia setiap saat, dan masyarakat tidak perlu keluar rumah, seperti ketika kehabisan LPG.

Persyaratan suatu daerah dapat dibangun jargas yaitu memiliki atau dekat dengan sumber gas, tersedia infrastruktur penyaluran gas bumi dan ketersediaan pasar atau pelanggan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral c.q Ditjen Migas telah melaksanakan pembangunan jargas sejak tahun 2009 sampai dengan tahun 2018 dengan jumlah sambungan sebesar 352.852 Sambungan Rumah (SR) di 16 Provinsi yang meliputi 40 Kabupaten/Kota.

“Selama 10 tahun ini kendala di lapangan adalah masalah sosial. Tanpa ada dukungan Pemda maka program ini gak akan jadi,” katanya.

Untuk tahun ini, Kementerian ESDM akan melaksanakan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 78.216 SR  di 18 lokasi yaitu Kabupaten Aceh Utara (5.000 SR),  Kota Dumai (4.300 SR), Kota Jambi (2.000), Kota Palembang (6.000 SR), Kota Depok (6.230 SR), Kota Bekasi (6.720 SR), Kabupaten Karawang (2.681 SR), Kabupaten Purwakarta (3.765 SR), Kabupaten Cirebon, (6.520 SR), Kabupaten Lamongan (4.000 SR).

Selain itu, Kota Mojokerto (4.000 SR), Kabupaten Mojokerto (4.000 SR), Kabupaten Pasuruan (4.000 SR), Kabupaten Probolinggo (4.000 SR), Kabupaten Banggai (4.000 SR),  Kabupaten Wajo (2.000 SR) dan Kutai Kartanegara (5.000 SR),  dibantu PT. Pertamina (Persero) melalui anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. (ant)

- Tag : Industri

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Harga minyak di perdagangan Asia melayang menuju tertinggi 2019
  • Jonan Targetkan 2.000 Stasiun Pengisian Listrik Umum
  • Pertamina akan Beri Tambahan Layanan BBM di Jalur Mudik
  • Pemerintah Gelontorkan Subsidi BBM dan Listrik Rp 20,1 Triliun Hingga Maret 2019
  • Kementan Targetkan Mobil dan Alat Mesin Pertanian Pakai B100
  • ESDM Bakal Lipat Duakan Pemasangan Lampu Tenaga Surya
  • Jaga Kelancaran Penghitungan Suara, PLN Tambah Daya Listrik Server KPU
  • PLTMG Kapasitas 3x7 MW di Kaltara Siap Beroperasi
  • Menko Luhut Optimis Bisa Segera Terapkan B100
  • Program BBM Satu Harga Dinilai Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat
  • Stok BBM di Mentawai Cukup, Harga Premium Rp6.450 dan Solar Rp5.150
  • Pertamina Tambah Lokasi Penyaluran BBM Satu Harga
  • Dukung Mobil Listrik, PLN Sudah Bangun 1.600 Titik Pengisian Baterai
  • Menteri Amran Optimistis B100 Perkuat Ketahanan Energi
  • Mentan Uji Coba 50 Traktor dan Mobil dengan Bahan Bakar B100
  • Warga Perbatasan di Nunukan Kini Bisa Nikmati Listrik
  • Jokowi dan Menteri Arab Saudi Bahas Kerja Sama di Bidang Energi
  • PLN Targetkan Rasio Elektrifikasi NTT Capai 90 Persen
  • Pertama di Dunia, RI Dukung Pengembangan Sawit Jadi Bensin dan LPG
  • Daerah Perbatasan Kini 100 persen Teraliri Listrik