Menteri Airlangga: Pemerintah Jokowi Cetak Prestasi Dalam Waktu 4 Tahun Terakhir

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-03-15
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) mendukung penuh pembangunan yang dilakukan Presiden Joko Widodo selama ini. Menurutnya, Jokowi telah mencetak prestasi-prestasi pemerintahan dalam kurun 4tahun terakhir. Termasuk dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.

"Hingga Februari 2018, angka kemiskinan turun menjadi 9,84 persen. Ini adalah pertama kalinya Pemerintah bisa menekan angka kemiskinan di bawah 10 persen," ungkapnya di Jakarta, Kamis (14/3).

Begitu juga dengan tingkat pengangguran. Menurut dia, sepanjang masa pemerintahan Jokowi ini angka pengangguran mampu ditekan hingga 5,3 persen. Dengan kata lain, banyak lapangan kerja dibuka karena kondisi perekonomian yang baik.

Airlangga menegaskan bahwa filosofi partainya adalah pembangunan. Artinya, Golkar siap mendukung dan mendorong pembangunan bangsa Indonesia agar lebih maju dan sejahtera.

"Nah, pemerintahan di bawah kepemimpinan Bapak Joko Widodo, sangat bergerak atau ekspansif dalam memacu bidang pembangunan, seperti pembangunan infrastruktur untuk jalan, pelabuhan, dan bandara," katanya.

Menurutnya, setelah era orde baru, pembangunan secara masif yang ada di Indonesia, kembali dilakukan oleh Jokowi. "Jadi, waktu itu Pak Soeharto membangun selama 32 tahun, tetapi Pak Jokowi hanya 4 tahun sudah sangat agresif," ungkapnya.

Dari capaian 4 tahun selama ini, Airlangga memandang kinerja Jokowi sangat cocok dengan filosofi dan dasar perjuangan Partai Golkar. "Yang namanya pembangunan itu menghasilkan karya. Inilah yang mendorong Partai Golkar mendukung 100 persen Pak Jokowi untuk dua periode," imbuhnya.

Oleh karena itu, Airlangga juga menilai, pembangunan yang sudah berjalan saat ini perlu dilanjutkan lagi untuk menjadi lebih baik. "Apalagi, kami melihat pertumbuhan ekonomi kita tahun 2018 yang naik dibanding tahun sebelumnya, ini menunjukkan bahwa iklim usaha di Indonesia sangat kondusif dan kemampuan daya beli masyarakat tetap terjaga."

Dengan tumbuh di atas 5 persen, perekonomian nasional juga dianggap cukup kuat karena di tengah terpaan angin kencang dari ketidakstabilan perekonomian global. "Ini salah satunya ditopang oleh sektor industri manufaktur yang memberikan kontribusi tertinggi bagi ekonomi Indonesia," tutup Airlangga. (ant)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Turunkan Tim Penanganan Kekeringan
  • Ditjen PSP Bahas Pengembangan Sumber Daya Pertanian untuk Trans Papua
  • Kemenkeu Bangun Ekosistem Kepatuhan dan Kemudahan Berusaha
  • Kementan Benahi Sistem Pengairan yang Terhambat
  • Pemerintah Libatkan KPK Untuk Proyek Blok Masela
  • Kementan Gelar Pelatihan Teknis Alsintan di Kudus
  • Pemerintah Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital
  • Pemerintah Siapkan Insentif untuk Industri Padat Karya
  • Selandia Baru Apresiasi Indonesia Cetak Petani Muda
  • Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Halal Segera Diluncurkan
  • Jokowi Minta Pengusaha Investasi di Mandalika
  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usaha Tani
  • Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Andalan Presiden Jokowi
  • Ini Cara Ditjen PSP Tingkatkan Strategi dan Operasional Hingga 2024
  • Mahasiswa Harus Berperan Wujudkan Kedaulatan Energi
  • Upah Buruh Tani Mei 2019 Naik 0,19 Persen
  • Kementan Serahkan Bantuan Alsintan 2019 untuk Sarolangun
  • Kemenhub: Bandara Kertajati Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jabar
  • Pemerintah Buka Peluang Beras Bulog Masuk BPNT
  • Kepala BKP Kementan Imbau KRPL Berkelanjutan