Dorong Santri Wirausaha, Kemenperin Sumbangkan Mesin Industri Alas kaki

0 Pengunjung | Indakop dan Hubpartel | Industri | 2019-03-17
SHARE : |

Net-Media-Ekonomi.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan bantuan berupa mesin dan perlengkapan industri alas kaki kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman. Kementerian menilai pemberian tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemandirian Ponpes.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin) Gati Wibawaningsih menilai kebutuhan para santir akan alas kaki cukup tinggi. Di samping itu, daya tahan sendal hanya berkisar 2--3 bulan jika digunakan setiap hari.

"Daripada beli di luar [lingkungan ponpes] mending produksi sendiri, kemudian kelebihan produksinya bisa dijual," ujarnya, Sabtu (16/3/2019).

Gati menambahkan kelebihan produksi alas kaki tersebut dapat dijual di sekitar ponpes, ke penjuru negeri, maupun menjadi barang ekspor. Pasalnya, ujarnya, setelah ini kementerian akan mengajarkan para santri mengenai pemasaran digital menggunakan program e-Smart IKM.

Seperti diketahui, e-Smart IKM bertujuan untuk menembus perantara dan langsung mempertemukan pelaku industri dengan pembeli. Dengan demikian, harga produk industri IKM akan lebih murah.

Adapun, Gati menyampaikan kementerin menargetkan dapat memberikan pelatihan kepada 1.500 santri melalui program Santriprenur sepanjang tahun ini. Akhir tahun lalu, sambungnya, kementerian mencatat telah meberikan pelatihan ke sekitar 3.000 santri.

Gati menuturkan kementerian juga memberikan bantuan perlengkapan penunjang IKM roti di Ponpes Ilmu Al Quran. Selanjutnya, menurutnya, kementerian juga akan memberikan bantuan kepada ponpes yang berkecimpung di sektor IKM busana muslim.

"Pokoknya kebutuhan dasar [dan] kebutuhan internalnya [Ponpes] kami cukupi dulu, baru nanti mereka bisa jual ke luar [kelebihan produksinya]," paparnya.

Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka Kemenperin E. Ratna Utarianingrum menyampaikan kementerian secara total sudah memberikan bantuan kepada dua Ponpes yakni Ponpes Nurul Iman dan Ponpes Sunan Drajat di Lamongan, Jawa Timur.

Ratna menjeaskan pemberian bantuan ini sesuai dengan potensi Ponpes dalam mengembangkan sektor IKM tertentu. Menurutnya, hasil produksi IKM Ponpes dapat diekspor saat kualitas produksi Ponpes tersebut meningkat. (bis)

- Tag : Pemerintah

- Penulis :

- Editor :

- Foto By : Google


  • Kementan Turunkan Tim Penanganan Kekeringan
  • Ditjen PSP Bahas Pengembangan Sumber Daya Pertanian untuk Trans Papua
  • Kemenkeu Bangun Ekosistem Kepatuhan dan Kemudahan Berusaha
  • Kementan Benahi Sistem Pengairan yang Terhambat
  • Pemerintah Libatkan KPK Untuk Proyek Blok Masela
  • Kementan Gelar Pelatihan Teknis Alsintan di Kudus
  • Pemerintah Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital
  • Pemerintah Siapkan Insentif untuk Industri Padat Karya
  • Selandia Baru Apresiasi Indonesia Cetak Petani Muda
  • Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Halal Segera Diluncurkan
  • Jokowi Minta Pengusaha Investasi di Mandalika
  • BKP Kementan Kembangkan Korporasi Usaha Tani
  • Infrastruktur dan Pariwisata Jadi Andalan Presiden Jokowi
  • Ini Cara Ditjen PSP Tingkatkan Strategi dan Operasional Hingga 2024
  • Mahasiswa Harus Berperan Wujudkan Kedaulatan Energi
  • Upah Buruh Tani Mei 2019 Naik 0,19 Persen
  • Kementan Serahkan Bantuan Alsintan 2019 untuk Sarolangun
  • Kemenhub: Bandara Kertajati Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jabar
  • Pemerintah Buka Peluang Beras Bulog Masuk BPNT
  • Kepala BKP Kementan Imbau KRPL Berkelanjutan